FILOSOFI

radio.cloud adalah sebuah konsep teknis dan operasional terkini untuk produksi program-program radio bagi FM, DAB+ dan situs-situs radio atau radio dalam bentuk situs. radio.cloud meningkatkan efektivitas, skalabilitas dan fleksibilitas melalui beragam penggunaan konten dan segmen yang disiarkan, terutama dalam berbagai jaringan dan kelompok penyiaran radio.

NexCast

 

radio.cloud dioperasikan oleh NexCast yang berlokasi di Ismaning dekat Munich, Jerman. Selama 7 hari dan 24 jam, perusahaan ini menangani pengawasan, pelayanan dan mengambil bagian dalam mengembangkan radio.cloud. Anak perusahaan kami, Global Media Dev.id yang berlokasi di Jakarta, Indonesia, merupakan sebuah tim yang terdiri dari 12 orang profesional yang memiliki spesialisasi dalam dunia media dan juga penyiaran. Merekalah yang mengembangkan platform radio.cloud ini. Radio.cloud terus menerima fitur-fitur dan fungsi-fungsi baru, serta peningkatan dan perkembangan layanan yang diaktifkan bagi para pelanggan yang ada tanpa dikenakan biaya tambahan. Di Austria, radio.cloud telah menerima tawaran dari rekan media kami: NexCast yang datang dari bisnis radio tradisional. Kami mempertimbangkan perkembangan yang mengarah pada sebuah tipe produksi radio yang benar-benar baru di sistem cloud sehingga dapat menjadi sebuah langkah terobosan besar dalam beberapa tahun ke depan. Banyak stasiun radio yang sedang merencanakan langkah ini namun masih dalam masa transisi yang panjang. Dengan demikian, NexCast juga terus menawarkan layanan klasik dengan perangkat lunak dan studio penyiaran tradisional.

CLOUD
Tanpa Ruang Server, Tanpa Perangkat Lunak

Pengoperasian radio secara tradisional membutuhkan serangkaian perangkat keras, seperti, server, sistem penyimpanan, alat pemroses suara, pemasok daya darurat serta sistem pendingin, yang dimana semuanya ini sangatlah dibutuhkan untuk penyiaran. radio.cloud memindahkan hampir seluruh rangkaian produksi ini pada cloud. Alih-alih membeli berbagai perangkat keras dan lunak yang baru setiap beberapa tahun, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya sewa bulanan yang terjangkau untuk platform ini.

Pelanggan kami biasanya tetap mengoperasikan beberapa bagian dari penyiaran studio tradisional guna mempertahankan suasana yang khas bagi para penyiar dan pendatang, meskipun sebenarnya, sebuah iPhone dengan mikrofon pun cukup untuk memproduksi sebuah program. Sinyal siaran akan disalurkan langsung dari sistem cloud atau melalui server tepi yang berada di lokasi.

EVERY DEVICE, EVERY PLACE

Dalam bisnis radio klasik, ada stasiun-stasiun radio tertentu yang diperlengkapi dengan sistem penyiaran tertentu. Oleh karenanya, pengoperasian melalui tablet dan smartphone tidak dapat dilakukan. Akses dari luar lokasi stasiun biasanya akan sangat sulit, meskipun melalui VPN yang sangat terbatas, atau bahkan mustahil untuk dilakukan. Sejak awal, radio.cloud telah dirancang bagi semua jenis perangkat. Sebuah situs pencarian biasa pada PC/laptop/Macbook akan cukup untuk mengaksesnya. Selain situs-situs web yang telah dioptimalkan bagi berbagai jenis tablet dan smartphone, terdapat pula aplikasi radio.cloud bagi iOS dan Android. Bahkan isu-isu kompleks, seperti produksi rekaman suara, termasuk pratinjau musik, juga dapat dilihat dalam aplikasi melalui situs web. Kami juga dapat menghubungkan dengan papan suara (sound console) yang ada sehingga dapat dipadukan melalui audio dalam studio mana pun tanpa berbagai persiapan khusus.

100% FLEKSIBEL & SEDERHANA

radio.cloud dikontrol dengan grafik pengaturan waktu penyiaran, jingle template dan pengaturan rentang waktu. Pengarahan ini lebih intuitif dibandingkan dengan kebanyakan sistem penyiaran tradisional. Setelah pendahuluan singkat, struktur-struktur yang lebih kompleks seperti “1 stasiun utama – dengan beberapa kanal tambahan” juga dapat diimplementasikan. Beberapa tambahan pengaturan juga dapat dilakukan, seperti: “Jika konten lokal tersedia dengan durasi dibawah 120 menit, maka konten tersebut akan disiarkan; jika tidak, maka akan menggunakan jaringan dari stasiun utama/paralel. Jika tidak ada yang tersedia: konten dari agensi audiolah yang akan disiarkan.”